Jakarta, 17 September 2026 – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membuktikan bahwa ekspansi jaringan gerai yang progresif tidak harus mengorbankan profitabilitas. Di tengah penambahan jumlah gerai yang terus berjalan, Perseroan justru mencatatkan perbaikan EBITDA margin yang signifikan, seiring dengan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam menjalankan bisnis.
Ekspansi Gerai Berjalan, Profitabilitas Justru Menguat
Sepanjang semester I 2026 (1H26), FORE membukukan pendapatan sebesar Rp1 triliun, naik 52% secara tahunan (YoY), didorong oleh pertumbuhan jumlah gerai aktif sebesar 44% YoY menjadi 377 gerai. Namun yang lebih menarik, di tengah fase ekspansi tersebut, EBITDA Perseroan justru melompat lebih tinggi, tumbuh 65% YoY menjadi Rp216 miliar, dengan EBITDA margin yang ikut terekspansi ke level 21,5%, dari 19,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perbaikan margin ini mencerminkan bagaimana model bisnis FORE semakin efisien seiring bertambahnya skala usaha. Beberapa faktor utama yang mendukung ekspansi margin di tengah pertumbuhan jaringan yang masif antara lain:
– Operating leverage dari volume penjualan yang lebih tinggi. Pertumbuhan SSSG yang resilien membuat volume penjualan produk meningkat, sehingga persentase nilai penjualan terhadap biaya-biaya tetap di level gerai mengalami ekspansi.
– Disiplin dalam kualitas ekspansi gerai baru. Penambahan gerai dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan potensi produktivitas masing-masing lokasi, sehingga gerai baru dapat mencapai titik profitabilitas secara lebih cepat.
Tahun ini, FORE menargetkan penambahan 100 gerai baru, yakni 70 gerai untuk brand Fore Coffee dan 30 gerai untuk brand Fore Donut, melanjutkan capaian tahun 2025 di mana Perseroan berhasil menambah 90 gerai baru. Strategi ini menunjukkan bahwa FORE memandang pertumbuhan jaringan dan peningkatan profitabilitas bukan sebagai dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari strategi pertumbuhan yang sama.
Sustainability sebagai Fondasi Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Bagi FORE, penguatan aspek ESG bukan sekadar bentuk kepatuhan, melainkan bagian dari strategi untuk memastikan pertumbuhan bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Komitmen tersebut turut memperoleh pengakuan melalui Katadata ESG Index Awards (KESGI) 2026, khususnya melalui Apresiasi Inisiatif Ketenagakerjaan Sektor Makanan & Minuman. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas berbagai upaya FORE dalam memperkuat aspek ketenagakerjaan dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keberlanjutan perusahaan.
Dari sisi lingkungan, FORE memanfaatkan material daur ulang kemasan menjadi furnitur toko, sebagai bentuk penerapan ekonomi sirkular — sebuah praktik yang selain mendukung aspek lingkungan, juga turut membantu menyerap produk yang dihasilkan oleh pelaku industri daur ulang lokal.
Dari sisi sosial, FORE berfokus pada pemberdayaan tenaga kerja muda melalui Fore Academy & Learning Center, sekaligus menjalankan program-program yang memberikan manfaat bagi komunitas sekitar. Investasi pada pengembangan kapabilitas karyawan ini menjadi salah satu kunci untuk menjaga kualitas layanan dan produktivitas operasional seiring jaringan gerai yang terus bertambah.
Dari sisi tata kelola, FORE memperkuat transparansi pelaporan keberlanjutan dengan mengacu pada standar POJK dan GRI, serta telah memperoleh sertifikasi halal untuk kedua brand di bawahnya, Fore Coffee dan Fore Donut. Sertifikasi ini menjadi bentuk komitmen Perseroan terhadap rantai pasok yang aman, higienis, dan inklusif — sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis di tengah perluasan jaringan.
“Bagi kami, sustainability merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya tercermin dari ekspansi jaringan, tetapi juga berjalan seiring dengan penguatan fundamental, pengembangan sumber daya manusia, dan penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” ujar Fahmi Rachmattulah, Director of Strategy and Corporate Development FORE.
Pertumbuhan Jaringan Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja Inklusif
Ekspansi gerai FORE turut berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Jumlah karyawan Perseroan telah mencapai lebih dari 5.600 orang per awal September 2026, meningkat dari 4.300 orang pada akhir Desember 2025. Menariknya, sekitar 97% karyawan berusia di bawah 30 tahun, sekitar 84% merupakan lulusan SMA/SMK, dan sekitar 45% karyawan adalah perempuan. Hal ini mencerminkan peran FORE sebagai penyedia lapangan kerja yang inklusif bagi generasi muda, sekaligus menjadi salah satu fondasi sosial yang mendukung keberlanjutan ekspansi bisnis Perseroan.
Fore Donut, Mesin Pertumbuhan Baru
Selain memperluas jaringan Fore Coffee, Perseroan terus mengembangkan Fore Donut sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru. Hingga 1H26, jumlah gerai Fore Donut telah mencapai 10 gerai, meningkat pesat dari hanya 2 gerai pada akhir 2025 dan memperkuat portofolio multi-brand FORE sebagai strategi diversifikasi pertumbuhan.
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan, Profitabilitas, dan Keberlanjutan
FORE akan terus melanjutkan strategi ekspansi dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jaringan, peningkatan profitabilitas, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan prinsip sustainability. Pendekatan ini menegaskan pandangan Perseroan bahwa pertumbuhan yang sehat bukan hanya soal memperbesar skala bisnis, tetapi juga memastikan setiap ekspansi memberikan nilai tambah — baik secara finansial melalui perbaikan margin, maupun secara dampak positif bagi karyawan, komunitas, dan lingkungan sekitar.
***
PT Fore Kopi Indonesia, Tbk (FORE) – Informasi Perusahaan
Didirikan pada tahun 2018, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) adalah grup F&B terkemuka yang mengelola brand Fore Coffee dan Fore Donut. Perseroan telah membuktikan model bisnis yang sangat scalable yang menargetkan segmen Premium Affordable, ditandai dengan ekspansi cepatnya menjadi 300 gerai di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.
FORE telah mempelopori budaya baru, membuat kopi lokal Indonesia berkualitas premium menjadi mudah diakses. Komitmennya terhadap ekosistem kopi lokal dicontohkan melalui lini produk seperti ‘Kopi dari Tani’ dan ‘Aren Latte’, yang memanfaatkan bahan baku yang bersumber langsung dari petani lokal dan UMKM. Selain itu, Perseroan mengedepankan kelestarian lingkungan melalui penggunaan gelas yang aman untuk digunakan kembali (reusable) dan titik pengumpulan daur ulang khusus di dalam gerai untuk kemasan bekas pakai.
Penawaran Saham Perdana (IPO) pada April 2025 berhasil mengumpulkan lebih dari IDR 353 miliar. Perolehan bersih yang mencapai lebih dari IDR 337 miliar dialokasikan secara strategis untuk mendanai pengembangan hingga 140 gerai Fore Coffee baru, 30 gerai Fore Donut baru, dan untuk modal kerja yang diperlukan, demi mengamankan jalurnya untuk mendominasi di masa depan.
Kontak Media:
Email: investor.relations@fore.coffee