Jakarta, 13 Oktober 2026 — PT Fore Kopi Indonesia Tbk (“FORE” atau “Perseroan”) meraih penghargaan Top Corporate Social Responsibility (CSR) of the Year 2026 atas komitmennya menjalankan berbagai inisiatif berdampak di bidang lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG). Penghargaan tersebut diserahkan dalam Award Ceremony di Grand Capitol Ballroom, Manhattan Hotel Jakarta, Selasa (13/10).
Penghargaan dari TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID ini didasarkan pada riset terhadap lebih dari 300 perusahaan dan merek di Indonesia. Penilaiannya mencakup konsep, kontribusi, dan dampak program CSR.
Pengakuan ini datang di tengah ekspansi bisnis FORE. Pada semester I 2026 (1H26), FORE membukukan pendapatan sebesar Rp1 triliun, tumbuh 52% secara tahunan (year-on-year/YoY). Jumlah gerai aktifnya mencapai 377 gerai, naik 44% YoY. Seiring pertumbuhan tersebut, FORE terus memperluas kontribusinya bagi lingkungan dan masyarakat, serta memperkuat tata kelola melalui penerapan prinsip ESG.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa program sosial dan lingkungan harus memberikan manfaat yang nyata dan relevan bagi masyarakat. Bagi FORE, CSR sebagai salah satu wujud pilar Sosial dalam ESG merupakan bagian dari upaya membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi komunitas,” ujar Mercy Aritonang selaku Human Capital Director FORE saat menerima penghargaan.
Kerangka Kerja ESG FORE: Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Inisiatif keberlanjutan FORE disusun agar pertumbuhan usaha Perseroan berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan, kesejahteraan para pemangku kepentingan, dan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Melalui kerangka ini, FORE mengarahkan program CSR pada isu-isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan. FORE juga melibatkan karyawan, pelanggan, mitra, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan dan merasakan dampak positifnya.
Memperkuat Kontribusi Sosial melalui Nutrisi dan Pemberdayaan
Salah satu fokus FORE adalah mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses nutrisi dan pengembangan keterampilan.
Melalui program ForeCare “Nutrisi untuk Negeri” pada Maret 2026 di Puskesmas Teluknaga, Kabupaten Tangerang, FORE menyalurkan Paket Makanan Tambahan (PMT). Penerimanya adalah 300 balita berstatus gizi kurang serta 66 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia, dari tujuh desa di Kecamatan Teluknaga.
Paket bantuan disusun bersama ahli gizi Puskesmas dan mengacu pada pedoman Kementerian Kesehatan. Isinya meliputi telur omega, kacang-kacangan, beras dan minyak goreng fortifikasi, serta susu tinggi protein, kalsium, DHA, dan Omega-3 bagi ibu hamil.
Hasil pemantauan menunjukkan perbaikan pada seluruh kelompok penerima manfaat. Dari 39 ibu hamil KEK, 12 orang (31,6%) telah mencapai LILA ≥23,5 cm atau keluar dari kategori KEK. Sementara pada 27 ibu hamil dengan anemia, 14 orang (51,9%) telah mencapai kadar Hb normal (≥11 g/dL). Seluruh 300 balita yang didampingi juga tercatat mengalami peningkatan berat badan berdasarkan pemantauan posyandu dan Puskesmas Teluknaga.
FORE juga memperkuat kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja melalui program Barista Training. Bersama Eka Tjipta Foundation, Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi RI, dan Sinar Mas Digital Ventures, FORE menggelar pelatihan selama empat hari bagi 15 siswa dan guru SMKN 3 Tangerang di FORE Learning Center. Peserta dilatih teknik espresso, latte art, dan operasional gerai, lalu mengikuti simulasi pelayanan dan menerima sertifikat. Hasilnya, para siswa SMKN 3 Tangerang kini mengelola kedai kopi sendiri di lingkungan sekolah. Kedai ini menjadi wujud nyata praktik vokasi sekaligus sarana menyiapkan tenaga terampil yang siap memenuhi kebutuhan industri.
Mendorong Pengelolaan Lingkungan Berbasis Komunitas
Pada aspek lingkungan, FORE mendorong pengelolaan sumber daya dan limbah dengan melibatkan masyarakat dan karyawan.
Pada November 2025, FORE mendonasikan mesin pencacah sampah organik dan gergaji mesin kepada Relawan Joko Tingkir Pajang, komunitas yang aktif menjaga Sungai Kleco dan Sungai Jenes di Surakarta. Peralatan tersebut digunakan untuk mengolah sampah organik dari warga Kelurahan Pajang dan sampah yang dikumpulkan dari sungai. Dengan begitu, volume sampah yang dikirim ke TPA Putri Cempo dapat berkurang.
Di lingkungan internal, FORE menjalankan program Trash to Treasure untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan prinsip reuse, karyawan diajak menyumbangkan barang layak pakai agar dapat digunakan kembali. Pada pelaksanaan perdananya, terkumpul 80 barang berupa pakaian, buku, tas, aksesori, dan lainnya. Barang yang tidak diambil oleh karyawan lain kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
#ForeKalimantan: Berkolaborasi dengan Kitabisa
FORE juga membuka ruang bagi pelanggan untuk ikut berkontribusi melalui inisiatif #ForeKalimantan, hasil kolaborasi dengan Kitabisa. Melalui produk Kopi Dari Tani, FORE mengajak pelanggan mendukung masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Selama periode 31 Agustus–12 September 2026, setiap pembelian Kopi Dari Tani turut menjadi bagian dari donasi yang disalurkan melalui Kitabisa. Dari inisiatif ini, FORE menyalurkan donasi sebesar Rp100 juta untuk mendukung anak-anak sekolah melalui program Ruang Nafas di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Program ini bertujuan menciptakan zona udara bersih di lingkungan sekolah.
Membangun Dampak yang Lebih Luas
Bagi FORE, CSR tidak berhenti pada pemberian bantuan. CSR diarahkan untuk membangun keterlibatan dan manfaat yang dapat terus berkembang di dalam ekosistem Perseroan. Dengan pendekatan ini, program sosial dan lingkungan dapat melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari karyawan, pelanggan, dan mitra hingga komunitas.
Seiring pertumbuhan jaringan dan bisnisnya, Perseroan akan terus mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan FORE berjalan seiring dengan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap inisiatif yang kami jalankan diharapkan dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect), sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga terus berkembang melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan,” ujar M. Fahmi Rachmattulah, Director of Strategy and Corporate Development FORE.
Didirikan pada tahun 2018, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) adalah grup F&B terkemuka yang mengelola brand Fore Coffee dan Fore Donut. Perseroan telah membuktikan model bisnis yang sangat scalable yang menargetkan segmen Premium Affordable, ditandai dengan ekspansi cepatnya menjadi 300 gerai di lebih dari 50 kota di Indonesia dan Singapura.
FORE telah mempelopori budaya baru, membuat kopi lokal Indonesia berkualitas premium menjadi mudah diakses. Komitmennya terhadap ekosistem kopi lokal dicontohkan melalui lini produk seperti ‘Kopi dari Tani’ dan ‘Aren Latte’, yang memanfaatkan bahan baku yang bersumber langsung dari petani lokal dan UMKM. Selain itu, Perseroan mengedepankan kelestarian lingkungan melalui penggunaan gelas yang aman untuk digunakan kembali (reusable) dan titik pengumpulan daur ulang khusus di dalam gerai untuk kemasan bekas pakai.
Penawaran Saham Perdana (IPO) pada April 2025 berhasil mengumpulkan lebih dari IDR 353 miliar. Perolehan bersih yang mencapai lebih dari IDR 337 miliar dialokasikan secara strategis untuk mendanai pengembangan hingga 140 gerai Fore Coffee baru, 30 gerai Fore Donut baru, dan untuk modal kerja yang diperlukan, demi mengamankan jalurnya untuk mendominasi di masa depan.